Search :
POLLING
Mampukah Kualitas Pendidikan Indonesia Menyamai Kualitas Pendiidikan di Jepang

Online News

Recycle Fashion Carnival

Alhamdulillah SD Muhammadiyah Bantul Kota kembali mengukir prestasi di tingkat Provinsi DIY, dengan berhasil menjadi Juara 1 pada ajang Recycle Fashion carnival yang diadakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul bekerja sama dengan Jejaring Pengelola Sampah Mandiri (JPSM) Kab. Bantul. Kegiatan ini berupa fashion show produk daur ulang sampah yang mana peserta melakukan kirab dari Masjid Agung Bantul sampai lapangan paseban. Acara ini Dihadiri oleh Bapak Bupati Bantul, Drs H Suharsono, Ketua penggerak PKK kab. Bantul ernawati Suharsono, kepala kepala OPD, pimpinan BUMD kab. Bantul, camat se-kab. Bantul, dan lurah desa Bantul. Acara ini dilaksanakan utk memperingati HUT kab. Bantul yang ke-188. Dalam laporannya, kepala dinas lingkungan hidup, Ari Budi Nugroho menyampaikan, "RFC dilaksanakan utk mengoptimalkan pemanfaatan sampah, mengedukasi masyarakat tentang kesadaran pengelolaan sampah, dan mengajak masyarakat untuk menjadikan sampah sebagai bentuk karya seni. Kegiatan RFC tahun ini diikuti oleh 57 kelompok atau peserta dari kategori SD, SMP, SMA dan umum". Dalam sambutannya, bupati Bantul Drs Suharsono menyatakan, "kegiatan recycle ini merupakan langkah yg cerdas, kreatif dan inovatif serta mengedukasi. Kalau melihat fashion carnival pada umumnya sudah biasa tetapi recycle fashion carnival pada kesempatan ini tentunya akan menampilkan sesuatu yg unik dan berbeda". Bupati Bantul juga melepas peserta recycle fashion carnival di depan gapura masjid agung Bantul. Pada kegiatan ini peserta memperebutkan hadiah berupa uang pembinaan total Rp30.000.000 (tiga puluh juta rupiah) dan trophy.
Online News
Info
09/12/2019 10:28
Info
23/07/2019 00:00
Info
12/06/2019 11:44
Wawasan
21/03/2019 07:46
Wawasan
20/03/2019 08:49
Wawasan
20/03/2019 00:00
Info
09/01/2006 10:32
Tuntutan adanya peningkatan kualitas pendidikan nasional sudah tidak dapat dielakkan lagi sehingga kegiatan pendidikan baik formal, non-formal maupun informal perlu ditangani secara lebih profesional.
Wawasan
07/01/2006 04:03
Yayasan Islamic Village didirikan oleh H. Junan Helmy Nasution pada tanggal 17 Agustus 1972, Proyek tunggal Yayasan Islamic Village adalah membangun Islamic Village itu sendiri. Yakni mewujudkan sebuah perkampungan/hunian yang tegak di atas nilai-nilai Is
       
     
Developed by Jogjacamp.com 2005